NILAI UN 2014 SMK KAB. SUKABUMI

Nilai UN 2014 silahkan klik Nilai UN 2014

 

BIODATA BINTEK DAK 2014 DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUKABUMI

Yth Kepala Sekolah se-Kab. Sukabumi.

Untuk data bintek DAK yang akan diselenggarakan hari senin tanggal 7 April 2014 maka semua sekolah harus menyerahkan Biodata yang dapat di unduh di sini, kemudian :

  1. Isi sesuai dengan data yang ada, di tandatangani dan di CAP lalu kumpulkan di komisariat masing masing, yang nantinya akan diserahkan secara kolektif ke Dinas.
  2. File unduhan yang telah di isi kirimkan kembali ke k3ssmk@gmail.com.

Mohon data ini secepatnya dikumpulkan.

Terimakasih.

K3S SMK KABSI

 

 

DAFTAR BSM 2014 KAB. SUKABUMI DI BANK JABAR

NAMA SEKOLAH DAN JUMLAH SISWANYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT

Nomor NAMA SEKOLAH Jumlah siswa
1 SMK AL BAROKAH SUKABUMI 101
2 SMK AL FAJAR PALABUHANRATU 458
3 SMK AL HASANAH PALABUHANRATU 83
4 SMK AL HIKMAH 12
5 SMK AL- IHYAUL IRSYAD 15
6 SMK AL KAUTSAR 173
7 SMK AL MADANI JAMPANGKULON 108
8 SMK AL MASTHURIYAH 72
9 SMK AL MUBAROKATUSSAADIILAH 24
10 SMK AL MUHTAR PABUARAN 28
11 SMK AL MUMTAZ 19
12 SMK AL MUSTHOFA 90
13 SMK AL-MIZAB 91
14 SMK AR-RAHMAH 22
15 SMK AS SUBANDIYAH PALABUHANRATU 122
16 SMK AT TIJAAN 17
17 SMK AZZAINIYYAH 16
18 SMK BAHARI GUPPI YPAI 44
19 SMK BINA ANAK BANGSA 46
20 SMK BINA BAHARI 71
21 SMK BINA BANGSA 1 SURADE 232
22 SMK BINA BANGSA 2 SURADE 95
23 SMK BINA MANDIRI SUKABUMI 75
24 SMK BUMI RIYADHUTHOLIBIN 8
25 SMK CITRA NUSANTARA 57
26 SMK DOA BANGSA PALABUHANRATU 43
27 SMK DWI DARMA 156
28 SMK GANESA 307
29 SMK GENTRA PASUNDAN 99
30 SMK HARAPAN BANGSA SUKABUMI 29
31 SMK HARAPAN BUNDA 113
32 SMK HARAPAN NUSA BANGSA PABUARAN 21
33 SMK ISLAM AL QUDSIYAH 179
34 SMK ISLAM ANNAZHIRIYAH 22
35 SMK Islam Nawa Kartika 13
36 SMK ISLAM PARAKANSALAK 53
37 SMK IT BANI YASIN 57
38 SMK JAYA TAMA BANGSA 6
39 SMK KES JUANGKENCANA 30
40 SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA CICURU 26
41 SMK KOMPUTER AL-BASHRY 70
42 SMK LODAYA 139
43 SMK MARDI YUANA 105
44 SMK MARDIYUANA 1
45 SMK Mihadunal Ula 52
46 SMK MIHADUNALULA 125
47 SMK MUHAMAMADIYAH SURADE 24
48 SMK MUHAMMADIYAH 1 KOTA SUKABUMI 1
49 SMK MUHAMMADIYAH 3 CISAAT 17
50 SMK MUTIARA HIKMAH 321
51 SMK MUTIARA TERPADU PALABUHAN RATU 105
52 SMK NUURUL BAYAN KALAPANUNGGAL 170
53 SMK PARADIS WALURAN 32
54 SMK PARIWISATA INDONESIA 134
55 SMK PASIM PLUS 35
56 SMK PEMBANGUNAN CIBADAK 19
57 SMK PERSADA CIEMAS 92
58 SMK PERTANIAN KADUDAMPIT 12
59 SMK PGRI CISAAT 33
60 SMK PGRI PALABUHANRATU 77
61 SMK PGRI SELABINTANA 26
62 SMK PLUS AL-FARHAN 50
63 SMK Plus An-Naba 34
64 SMK PLUS MADANIAH 38
65 SMK PLUS NUSA PUTRA 99
66 SMK PLUS TEKNOLOGI NURUL HUDA 24
67 SMK PUTRA KABANDUNGAN 27
68 SMK SUDIRMAN 62
69 SMK TAMAN GLOBAL 14
70 SMK TAMAN SISWA SUKABUMI 303
71 SMK TECMA CIAMBAR 28
72 SMK TEKNIK CICURUG CENTER 53
73 SMK TEKNIKA 557
74 SMK TERPADU AL ITTIHAD 188
75 SMK TERPADU SINAR ISLAM 24
76 SMK TERPADU YASPIDA 1 210
77 SMK TERPADU YASPIDA 2 92
78 SMK Tirtayasa Ciracap 82
79 SMK TRILOTUS 9
80 SMK TUNAS BANGSA CIEMAS 11
81 SMK UMMUL QURO 45
82 SMK UNGGUL KALPATARU 21
83 SMK WIRA INFORMATIKA GLOBAL 9
84 SMK Yapan 23
85 SMK YASHIKA 126
86 SMK YASIDIK PARAKANSALAK 245
87 SMK YASTI 144
88 SMK YLA CIBADAK 41
89 SMK YPM CIDAHU 26
90 SMKN 1 BOJONGGENTENG 70
91 SMKN 1 Cibadak 596
92 SMKN 1 GEGERBITUNG 110
93 SMKN 1 GUNUNGGURUH 605
94 SMKN 1 KOTA SUKABUMI 3
95 SMKN 1 PALABUHANRATU 168
96 SMKN 1 SAGARANTEN 147
97 SMKN 1 SUKABUMI 128
98 SMKN 1 SUKALARANG 212
99 SMKN 1 SUKARAJA 234
100 SMKN 1 SURADE 197
101 SMKN TEGALBULEUD 41
102 SMKS AL FATHONAH SUKABUMI 16
103 SMKS AL HUSAENIYAH 74
104 SMKS AL-HAFIZ 79
105 SMKS AL-IKHLAS 199
106 SMKS AL-MUHAJIRIN 113
107 SMKS AR-RAHMA 9
108 SMKS BINA TEKNOLOGI AL FATAH 16
109 SMKS BUDHI MULIA 12
110 SMKS CIMAHI 52
111 SMKS HASSINA 28
112 SMKS JAMIYATUL AULAD 10
113 SMKS KESEHATAN HARAPAN BANGSA PALAB 25
114 SMKS KESEHATAN JUANG KENCANA 65
115 SMKS NURUL ICHSAN 16
116 SMKS PTN CICANTAYAN 14
117 SMKS PUTRA MANDALA I 32
118 SMKS SAMUDRA 9
119 SMKS WIRA UTAMA 115
120 SMKS YASHIKA 53
121 SMKS YASIPA TERPADU PALABUHAN RATU 44
122 SMKS YASPIM 71
123 SMKS YLA CIBADAK 10
124 SNK KES JUANG KENCANA 29

K3S, 9 Januari 2014

Makalah Kenakalan Remaja Pengertian Siswa Macam dan Cara Mengatasi

Makalah Kenakalan Remaja Siswa – Pengertian, Macam Macam dan Cara Mengatasinya

1. Remaja – Siswa dan Masalahnya

Sebagian orang berpendapat bahwa masa muda sebagian saat yang paling indah dan nikmat. Penuh kegembiraan. Memang tidaklah salah, tetapi dikatakan benar seluruhnya adalah tidak mungkin, masalahnya tergantung dari segi memandangnya. Jika dilihat dari kemauannya yang tanpa dikaitkan dengan masa depan, ia bebas berhura-hura, bermewah-mewah tanpa harus memeras kringat bagaimana mencari rupiah demi rupiah guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya ia sambil merayu dan dibubuhi alasan, jika tidak ditiruti dia akan pergi dari rumah (minggat).

Makalah Kenakalan Remaja – Tetapi jika memandang dari sudut yang berkaitan dengan masa depan remaja itu sendiri sarat tanggung jwab yang akan dipikul. Maka masa remaja lebih dapat disebut masa yang paling berat, penuh tantangan, ia harus bekerja lebih berat, memanfaatkan setiap waktu yang dimuliki, ia harus memperhatikan mental rohaniah aqliyah, fisik jasmaniah untuk memproses regenerasi yang pasti menghampirinya. Fisik tubuh, makanan bergizi, intelektual menghayati ilmu pengetahuan dan mental santapan rohani yang berisi norma tata nilai yang abadi dan luhur, fisik dilatih dengan penghayatan dan pengalaman religi hingga latihan terakhir ini bisa mengilhami seluruh sikap dan tingkah lakunya.

Kita mengetahui bahwa anak lahir dalam keadaan fitroh dengan potensi yang yang berwujud kemungkinan-kemungkinan ia pandai, baik budinya, teguh mentalitasnya dan sebaliknya banyak dipengaruhi lingkungan nya dimana dia hidup. Tri Pusat Pendidikan yaitu sekolah, keluarga dan masyrakat, masing-masing mempunyi peranan dalam membentuk karakter. Sekolah dengan segala fasilitasnya beserta kondisi yang ada tidak kecil pengaruhnya. Masyarakat dengan budayanya serta dengan iklim yang ada dan juga dimana anak hidUp dan diasuh secara terus menerus sehingga sulit memilih mana yang paling dominan dalam mempengaruhi prilaku anak.

Latar belakang Kenakalan Remaja oleh rangkaian faktor yang saling mengikat. Lingkungan keluarga, keharmonisan orang tua serta suri tauladan sangat menentukan, namun dalam rangkaian menanggulangi kenakalan remaja menuntut Tri Pusat Pendidikan secara menyeluruh karena kesadaran Tri Pusat Pendidikan dalam proses pendewasaan anak adalah kunci utama dalam membentuk pribadi anak.

Pengertian remaja disebut juga “pubertas” yang nama berasal dari bahasa latin yang berarti “usia menjadi orang” suatu periode dimana anak dipersiapkan untuk menjadi individu yang dapat melaksanakan tugas biologis berupa melanjutkan keturunannya atau berkembang biak (Mappiare, 1982:27).

Menurut Gunarso dalam bukunya Mappiare yang berjudul “Psikologi Remaja” mengatakan bahwa masa remaja adalah masa antara 12-22 tahun sebagai masa remaja 1. dan masa ini adalah erat bersangkutan langsung dengan pertumbuhan dan perkembangan biologis dan psikologis. Dalam masa peralihan ini timbul berbagai kesulitan dalam diri si anak baik secara jasmani maupun rohaninya. Pergaulan akan demikian halnya anak akan merasakan adanya kekakuan pada dirinya sendiri, masa ini desebut juga sebagai perasaan yang sangat peka; remaja mengalami badai dan topan dalam kehidupan dan perasaan serta emosinya.

2. Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja – Siswa

Adapun sebab-sebab kenakalan remaja dapat dibedakan atas dua sebab yaitu sebab intern dan sebab ekstern. Sebab-sebab berupa cacat keturunan. Pembawaan negatif yang sukar dikendalikan, pemenuhan, kebutuhan pokok yang tidak seimbang, lamanya pengawasan diri, kurangnya penyesuaian diri terhadap lingkungan yang baik tidak memiliki kegemaran-kegemaran yang sehat.

Sebagai langkah pertama yang digali dan dicari latar belakang kenakalan siswa yang berpangkal pada siswa sendiri, faktor-faktor yang mendorong siswa, secara beruntun sesuai dengan urgensinya, menurut pandangan bersama sejumlah tokoh pendidikan pada dasrnya bersumber pada :

a) Lingkunga rumah tangga,

b) Teman buruk,

c) Kondisi ekonomi,

d) Problem waktu luang,

e) Faktor-faktor eksternal lain,

f) Lemahnya kepribadian lain,

g) Faktor-faktor kesehatan,

h) Nyanyian dan cerita cabul,

i) Sempitnya ruangan kelas,

j) Kurang tertarik pada salah satu mata pelajaran,

k) Kurangnya saran-saran pemeliharaan individual sekolah,

l) Tidak efektifnya metode yang diterapkan,

m) Tidak terpenuhi praktek-prratek kondisi sosial,

n) Kurangnya iklim-iklim kondusif bagi kecenderungan siswa.

3. Bentuk-Bentuk Kenakalan Remaja – Siswa

Dalam penelitian ini dipakai istilah “kenakalan remaja” yang mana istilah remaja menunjukkan usia perkembangan anak laki-laki atau perempuan di atas kategori anak dan di bawah dewasa sebagaimana definisi diatas.

Kendatipun masa remaja itu tidak ada batas umur yang tegas, yang ditunjukkan akan tetapi penulis memilih dalam batas usia kejahatan, minum-minuman keras, merokok di tempat umum sebelum batas umur yang pantas, dan sebagainya.

4. Upaya Pendidikan Agama dalam Menanggulangi Kenakalan Siswa – Remaja

Setelah membahas masalah remaja dan masalah faktor penyebab serta bentuk-bentuk kenakalan remaja, maka jelaslah bahwa bentuk apapun mempunyai akibat yang negatif bagi masyarakt, keluarga maupun bagi dirinya sendiri. Jika dibiarkan begitu saja akan mengakibatkan masa depan generasi muda akan menjadi suram. Oleh karena itu, perlu sekali adanya penanggulangan kenakalan remaja.

Adapun upaya tersebut sebagai berikut :

Tindakan previntif yaitu segala tindakan yang bertujuan mencegah timbulnya kenakalan remaja.

Tindakan represif yaitu tindakan untuk menindas dan menahan kenakalan remaja yang lebih akurat.

Tindakan kuratif dan rehabilitasi yakni memperbaiki akibat perbuatan nakal terutama individu yang melakukan perbuatan tersebut (Singgih : 161).

Atas dasar pengertian tindakan preventif tersebut maka ruang lingkup kegiatannya ada 2 yaitu :

a. Daya upaya bersifat umum yang terdiri :

1) Usaha mengenal atau mengetahui ciri-ciri umum dan ciri-ciri khusus remaja.

2) Mengetahui kesulitan-kesulitan yang secara umum yang dialami oleh remaja.

3) Usaha-usaha pembinaan remaja, dengan cara

Menguatkan sikap mental remaja supaya mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi

Memberikan pendidikan bukan hanya dalam penambahan pengetahuan dan ketrampilan, melainkan pendidikan mental pribadi melalui pengajaran agama

Menyediakan sarana-sarana dan menciptakan suasana yang optimal demi perkembangan pribadi yang wajar

Usaha memperbaiki keadaan lingkungan sekitar keadaan, lingkungan sosial keluarga maupun masyarakat dimana terjadi banyak kenakalan remaja (Singih, 1983 : 162).

b. Daya upaya yang bersifat khusus

Usaha-usaha pencegahan kenakalan remaja secara khusus dilakukan oleh para pendidik terhadap kelainan tingkah laku para remaja. Pendidikan mental di rumah tentunya merupakan tanggung jawab orang tuandan anggota keluarga lainnya. Juga sarana pendidikan lainnya yang mengambil peranan penting dalam pembentukan pribadi yang wajar dengan mental yang sehat dan kuat misalnya oleh OSIS.

Usaha-usaha pendidikan agama dapat dibagi menjadi :

a. Pendidikan Pranatal

Yaitu pendidikan yang dilakukan pada saat anak masih dalam kandungan ibunya, dimana saat ibu mengandung harus mendapatkan bimbingan kearah kesempurnaan tata kehidupan yang sehat dan menurut agamanya. Pendidikan pranatal dapat dibagi 2 macam yaitu :

1) Scara ilmiah :

Cara hidup ibu hamil harus teratur

Ibu harus makan makanan yang sehat dan bergizi

Ibu harus menjaga kesehatan badannya, pakaian, tempat tinggalnya/kebersihan lingkungan.

2) Secara Agama :

Dengan banyaknya beribadah kepada Allah dan banyak membaca al-Qur’an

Selalu berakhlak baik dan terpuji dan selalu melakukan perbuatan baik.

b. Pendidikan Postnatal

Yaitu pendidikan yang dilakukan setelah anak itu lahir, dalam hal ini yang memegang peranan penting adalah keuarga, karena keluarga merupakan unit terkecil yang memberikan pondasi primer bagi perkembangan anak sedangkan metode yang digunakan untuk pendidikan agama dalam keluarga antara lain:

Membiasakan anak hidup dalam suasana keagamaan

Memberikan contoh dalam perbuatan yang kongkrit

Selalu memberikan pimpinan dan bimbingan pada anak

Membina hubungan akrab dengan anak

Menanamkan sikap disiplin

Memanfaatkan waktu luang dengan baik

Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat terbentuk berdasarkan cinta kasih antara dua subyek yaitu suami isteri, berdasarkan asas ini lahirlah anak sebagai penerus perjuangan. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh tim dosen FKIP IKIP Malang (1980:14) dalam bukunya “Pengantar Dasar-dasar Kependidikan” yaitu : “Motivasi pengabdiaon orang tua (keluarga) ini semata-mata demi cinta kasih yang kodrati. Di dalam suasana cinta dan kemesraan inilah proses pendidikan berlangsung seumur hidup anak dalam tanggung jawab keluarga”.

c. Pendidikan di sekolah

Sekolah merupakan pembinaan yang telah diletakkan dengan dasar-dasar dalam lingkungan keluarga sekolah menerima tanggung jawa pendidikan berdasarkan kepercayaan keluarga

Di sekolah di bawah asuha guru-guru pendidik, anak memperoleh pendidikan dan pengajaran. Anak belajar berbagai ilmu pengtahuan dan ketrampilan yang dijadikan sebagai bekal untuk kehidupannya kelak di masyarakat.

Pada masing-masing tingkat kelembagaan sekolah tentu ada seorang pimpinan sekolah, dimana pimpinan sekolah dala prrogram bimbingan terdapat beberapa tanggung jawab, misalnya menganai cara memahami tingkah laku siswa, pimpinan sekolah mengorgannisi dewan bimbingan pelaksanaan program bimbingan di sekolah akan baik sekali hasilnya dengan membentuk dewan bimbinmgan yang dibawah pengawasan kepala sekolah.

Adapun dewan bimbingan yang dipilih dengan syarat-syarat tertentu adalah sebagai berikut:

Ia harus mengetahui/mempunyai pengetahuan dan pengertian psikologi perkembangan, mental hygiene, tes dan pengukuran

Ia harus memiliki rasa hormat, simpati dan pengertian terhadap anak sebagai individu

Ia harus mempunyai kepribadian yang seimbang dan hendaknya seorang yang dihormatri oleh teman-teman gurunya

Ia harus memiliki pandangan yang tajam dalam mencatat kebutuhan-kebutuhan murid dan masalah-masalah murid

Ia harus seseorang yang gembira dan semnagat (Jumhur dan Surya 1975:124).

d. Lingkungan Masyarakat

Masyarakat turt serta meikul tanggung jawab pendidikan. Secara sederhana masyarakat dapat diartikan sebagai kumpulan individu dan kelompok yang diikat oleh kesatuan negara, kebuadayaan dan agama. Setiap masyarakat mempunyai cita-cita peraturan-peraturan dan system kekuasaan tertentu.

Masyarakat besar pengaruhnya dalam memberi arah terhadap pendidikan anak, terutama para pemimpin masyarakat atau penguasa yang ada didalamnya. Pemimpin masyarakat muslim tentu saja menghendaki agar setiap anak didik menjadi anggota yang taat dan patuh menjalankan agamanya, baik dalam lingkungan keluarganya, anggota sepermainannya, kelompok kelas dan sekolahnya. Bila anak telah besar diharapkan menjadi anggota yang baik pula sebagai warga desa, warga kota dan warga negara.

Dengan demikian, di pundak mereka terpikul keikutsertaan membimbing pertumbuhan dan perkembangan anak. Ini berarti bahwa pemimpin dan penguasa dari masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan. Sebab tanggung jawab pendidikan pada hakikatnya merupakan tanggung jawab moral bagi setiap orang dewasa baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok sosial. Tanggung jawab ini ditinjau dari segi ajaran Islam, secara implisit mengandung pula tanggung jawab pendidikan (Zakiah dkk, 2000:44).

Adapun tindakan represif adalah merupakan tindakan secara hukum yang bersifat pendidikan yang meniolong remaja, tindakan diambil apabila terbukti jika remaja benar-benar melakukan pelanggaran hukum orang yang secara langsung membantunya.

Adapun menindak pelanggaran, hukum norma-norma sosial dan moral dapat dilakukan dengan mengadakan hukuman terhadap setiap pelanggaran. Di rumah remaja harus mentaati peraturan dan tata cara yang berlaku. Di samping itu harus ada tata hukuman yang dibuat oleh orang tua terhadap pelanggaran tata tertib keluarga, begitu pula di sekolah, maka kepala sekolah yang berwenang dalam melaksanakan hukuman terhadap tata tertib di sekolah.

Umumnya, tindakan represif ini diberikn dalam bentuk memberikan peringatan secara lisan maupun tulisan kepada orang tua atau melakukan pengawasan khusus oleh kepala sekolah dan tim guru atau seterusnya dari macam pelanggaran tat tertib sekolah yang telah digariskan.

Daftr Pustaka – Kenakalan Remaja Siswa – Makalah, Pengertian, Macam Macam dan Cara Mengatasinya

Mappiare, Andi. 1982. Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Jumhur & Moh Surya. Bimbingan dan Penyuluhan. Bandung: PT. C.V. Ilmu.

Gunarso, Singgih D. 1983. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Gunung Mulia, Kwitang.

Tim Dosen FKIP-IKIP Malang. 1980. Pengantar Dasar-Dasar Pendidikan. Surabaya: PT. Usaha Nasional.

http://www.sarjanaku.com/2012/11/kenakalan-remaja-siswa-makalah.html

MASA KERJA GOLONGAN

MASA KERJA GOLONGAN (MKG)

Masa kerja golongan (mkg) = masa kerja pada golongan/ruang tertentu.

Dalam PP no. 07 Tahun 1977, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan PP no. 15 Tahun 2012 dan Lampiran, tentang Gaji Pokok PNS menyatakan kita menganut sistim perhitungan masa kerja segaris. Artinya dalam daftar gaji pokok PNS tersebut, masa kerja golongan dalam Golongan II bila ditarik daris lurus ke masa kerja golongan dalam golongan ruang III akan berkurang 5 (lima) tahun. Contoh : Masa kerja 5 tahun dalam golongan ruang II bila ditarik garis lurus ke masa kerja dalam golongan ruang III akan segaris dengan 0 (nol) tahun dalam golongan ruang III, sehingga dalam menghitung masa kerja golongan bagi PNS yang pindah golongan dari golongan II ke golongan III dikurangi 5 tahun. Apabila setelah dilakukan pengurangan menjadi minus (kurang dari 0 tahun) maka ditetapkan masa kerja golongan minimal dalam golongan ruang tersebut yaitu : 0 tahun 0 bulan.

 

Hal apa saja yang mempengaruhi mkg? Hal-hal yang mempengaruhi mkg adalah :
1. Kenaikan golongan
a. Kenaikan golongan dari gol. I ke gol. II, mkg dikurangi 6 tahun contoh gol. I/d mkg 16 tahun 1 bulan, bila naik pangkat ke gol. II/a maka mkg-nya menjadi 10 tahun 1 bulan
b. Kenaikan golongan dari gol. II ke gol. III, mkg dikurangi 5 th contoh gol. II/d mkg 22 tahun 7 bulan, bila naik pangkat ke gol. III/a maka mkg-nya menjadi 17 tahun 7 bulan

 

Apa syarat agar mks = mkg?
Syarat yang harus dipenuhi agar mks = mkg  yaitu apabila seorang pegawai pengangkatan pertamanya (CPNS) pada golongan III.

Kenaikan Gaji Berkala

Kenaikan gaji berkala adalah hak seorang PNS yang telah mejalani masa kerja dua tahun. Hal ini merupakan bentuk penghargaan negara dalam hal peningkatan kesejateraan pegawai yang bersangkutan. Untuk Golongan I dan II diberikan pada saat masa kerja ganjil sedangkan untuk Golongan III dan IV masa kerja Genap.

 

Cara menghitung kapan kita memperoleh KGB

Kita harus mengetahui terlebih dahulu masa kerja golongan (MKG) dan TMT masa berlaku dari SK terakhir kita. SK Terakhir bisa dari SK Kenaikan Pangkat atau SK Kenaikan Gaji Berkala Terakhir.

 

Bacaan:
- Slide Materi Manajemen Kepegawaian Negara oleh Bapak Rusdi Laili
- PP no. 46 Tahun 2011 Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil

MASA KERJA SELURUHNYA  ((MKS)

Masa kerja seluruhnya (mks) : masa kerja yang dihitung sejak CPNS (termasuk masa kerja yang diperoleh pada saat pengangkatan) sampai dengan sekarang.

 

Kepka BKN No.12 Tahun 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Kenaikan Pangkat PNS, romawi VI “Masa bekerja sebagai PNS secara terus menerus adalah masa kerja yang dihitung sejak diangkat menjadi CPNS sampai dengan yang bersangkutan meninggal dunia atau mencapai BUP, kecuali masa cuti diluar tanggungan negara dan tidak terputusnya sebagai PNS”.

Bacaan:

- PP no. 12 Tahun 2002  tentang Perubahan PP 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
- Kepka BKN Juknis PP no. 12 Tahun 2002 tentang kenaikan pangkat PNS
- PP no. 63 tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah no. 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkutan, Pemindahan, Dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil
- PP no. 40 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas PP No.16 Tahun 1994 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional PNS, Pedomannya ( dalamnya ada uraian 101 Rumpun Jabatan Fungsional PNS)
- PP no. 13 Tahun 2002: Perubahan atas PP no 100 tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural, Juknis KaBKN no. 13 Tahun 2002 dan Pedomannya
- PP no.65 Tahun 2008: Pemberhentian PNS, mengubah PP no. 1 Tahun 1994 dan PP no. 32 Tahun 1979
- PP no. 53 Tahun 2010: Disiplin Pegawai Negeri Sipil
- Perka BKN no. 21 Tahun 2010: Juknis  PP no. 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS
- PP no. 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil
- PP no. 15 Tahun 2012 tentang Perubahan Keempat Belas atas PP no.07 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS dan Lampiran

 

PENSIUN PEGAWAI

Batas Usia Pensiun (BUP) bagi pegawai negeri sipil yang tidak memangku jabatan adalah 56 (lima puluh enam) tahun. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai batas usia pensiun, diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai negeri sipil.

 

UU No.11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai, Pasal 10 “Usia pegawai negeri untuk penetapan hak atas pensiun ditentukan atas dasar tanggal kelahiran yang disebut pada pengangkatan pertama sebagai pegawai negeri menurut bukti-bukti yang sah. Apabila mengenai tanggal kelahiran itu tidak terdapat bukti-bukti yang sah, maka tanggal kelahiran atas umur pegawai ditetapkan berdasarkan keterangan dari pegawai yang bersangkutan pada pengangkatan pertama.

Pegawai negeri sipil berhak mendapatkan pensiun, apabila telah mencapai usia sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun dan memiliki masa kerja pensiun sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun.

Mulai berlakunya pensiun PNS:

- Pensiun mulai berlaku pada bulan berikutnya pegawai yang   bersangkutan diberhentikan dengan hormat sebagi PNS.

Berakhirnya Pensiun:
- Pensiun pegawai berakhir pada akhir bulan penerima pensiun pegawai meninggal dunia

 

Bacaan:

- PP no. 18 Tahun 2012 tentang Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan Janda/Dudanya danlampirannya
- PP no.65 Tahun 2008: Pemberhentian PNS, mengubah PP no. 1 Tahun 1994 dan PP no. 32 Tahun 1979
- SE Kepala BKN no. 04 tahun 1980 tentang Pemberhentian PNS

 

(Sumber: http://www.kopertis12.or.id/2012/11/08/mengenal-masa-kerja-pns-dari-masa-cpns-sampai-masa-pensiun.html)

 

Shalat Dhuha


Shalat Dhuha 
adalah shalat sunat yang dilakukan/ dikerjakan pada waktu dhuha atau pada waktu pagi hari yang sudah agak meninggi sampai sebelum datangnya shalat dhuhur (antara pukul 07.00 sampai pukul 10.00 WIB). Jumlah bilangan raka’at shalat dhuha minimal dua raka’at dan maksimal dua belas raka’at dan dikerjakan setiap dua raka’at satu salam (jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at). Manfaat/ faedah shalat dhuha yang dapat diperoleh dan dirasakan oleh orang yang mengerjakannya/ melaksanakan shalat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal, terutama dalam hal rizki, sebab banyak orang yang terlibat dalam hal ini.

Ayat-ayat yang paling baik dibaca dalam shalat dhuha: surat al-Waqi’ah, surat Asy-Syamsi, surat Adh-Dhuha, surat al-Kafirun, surat al-Quraisy, surat al-Ikhlas, dsb. Cara mengerjakan shalat dhuha sama seperti mengerjakan shalat fardhu, baik bacaan maupun cara mengerjakannya.

Niat shalat dhuha:

Usholli sunnatadh-dhuha rok’ataini lillahi ta’alaa

(Saya niat shalat dhuha dua raka’at karena Allah ta’ala.)

  1. Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Asy-Syams
  2. Pada rakaat kedua membaca surat Adh-Dhuha

Doa yang selalu dibaca setelah selesai mengerjakan shalat dhuha:

 

Allahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, walbahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuk, Allahumma inkaana rizqi fis samma-i fa-anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’assiran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqi duhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-sholihiin…

Artinya:

Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Wahai Tuhanku, apabila rizkiku berada di atas langit, maka turunkanlah; apabila berada di bumi maka keluarkanlah; apabila sukar maka mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh…

Keutamaan Shalat Dhuha:

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda: “Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata: “Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Di perintahkan kepadaku oleh kekasihku Nabi SAW untuk berpuasa 3 (tiga ) hari pada tiap-tiap bulan, mengerjakan 2 ( dua ) rakaat Shalat Sunnat Dhuha, dan supaya saya berwitir sebelum tidur.” ( HR Bukhari dan Muslim)

Tidak ada yang memelihara shalat dhuha kecuali orang-orang yang kembali kepada Allah (awwaabiin)” (HR. Ibnu Khuzaimah II/228, al Hakim dalam alMustadrak I/314 dan lainnya).

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah….(Shahih al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna” (Shahih al-Jami`: 6346)

Waktu Shalat Dhuha

“Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa sholat yang dimaksud adalah sholat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan sholat Dhuha adalah ketika matahari sudah terik.Anak-anak unta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.

Anjuran Sholat Dhuha

Dari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).”

Siswa SMK Juga Rakit Komputer

BEKASI, KOMPAS.com – Potensi keahlian siswa-siswa SMK di Indonesia terus berkembang. Bukan cuma pembuatan mobil Esemka, kemampuan perakitan komputer hingga LCD proyektor dan televisi juga mulai menonjol.

Ade Hermawan Z, Ketua Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Komputer (TKJ) di SMKN 2 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (11/1/2012), mengatakan, sejak tahun 2008 sekolah ini digandeng Direktorat Pembinaan SMK dan perusahaan komputer dalam negeri untuk merakit komputer dan laptop. Perakitan itu untuk memenuhi kebutuhan komputer bagi siswa dan guru SMK di Indonesia.

Ada sekitar 75 SMK di seluruh Indonesia yang mengembangkan perakitam komputer. Namun SMKN 2 Cikarang Barat mendapat pesanan terbanyak. Baca lebih lanjut

Mesin CNC Karya SMKN 2 Medan Dipakai 25 SMK Se-Sumatera

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Medan ternyata tak kalah kreatif dari rekan-rekannya di Kota Solo. Buktinya, sejumlah siswa SMK Negeri 2 Medan berhasil merakit mesin Computer Numenerial Control (CNC). Dan yang lebih membanggakan, mesin pembuat komponen ini ternyata telah dikirim dan digunakan 25 SMK se-Sumatera.

Untuk membuktikan kreativitas ini, pada Rabu (07/03/2012) Wali Kota Medan Rahudman Harahap meninjau proses perakitan mesin ini. Rahudman bersama wakilnya Dzulmi Eldin melakukan peninjauan di Workshop SMK N 2 di Jl STM, Medan.

Mesin CNC yang mereka rakit adalah Baca lebih lanjut

“KIAT ESEMKA” Mobil Lokal karya Siswa SMK

Kiat Esemka Mobil, adalah mobil lokal rakitan anak-anak SMK di Solo.

Patut diacungi jempol untuk karya anak bangsa, saat ini mobil yang berjenis SUV (Sport Utility Vehicle) karya anak SMK 2 Surakarta dan SMK warga Solo mampu membuat Baca lebih lanjut

Hasil Rapat Persiapan UN SMK 2012 Di SMK Taman Siswa Cibadak

Pada tanggal 21 Januari 2012, bertempat di SMK Taman Siswa Cibadak, telah diselenggarakan rapat persiapan UN SMK 2012 di lingkungan Disdik Kabupaten Sukabumi. Rapat ini adalah rapat tentang UN 2012 yang kedua kalinya, dan sebagai pemantapan dari hasil rapat sosialisasi UN di SMA Ar-Rahman Bojonggenteng pada tanggal 11 Januari 2012. Beberapa catatan hasil rapat koordinasi tersebut adalah sebagai berikut. Baca lebih lanjut